GRESIK RADARTIMES.ID – Polres Gresik menunjukkan kepeduliannya terhadap seorang remaja perempuan berusia 14 tahun yang tengah menghadapi persoalan emosional akibat pengalaman traumatis.
Remaja berinisial RA, warga Banyu Urip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, mendapat perhatian dan pendampingan setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat mengenai kondisi yang dialaminya.
RA diketahui mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi dan perilaku. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan pengalaman traumatis yang dialaminya sejak kecil. Situasi keluarga yang tidak lagi utuh setelah kedua orang tuanya berpisah juga menjadi salah satu kondisi yang membutuhkan perhatian lebih.
Menanggapi laporan tersebut, Polres Gresik berupaya mencari solusi dengan melibatkan keluarga dan pihak yang memiliki kompetensi dalam pendampingan. Koordinasi kemudian dilakukan dengan Pondok Rehabilitasi Mental dan Sosial Yayasan Berkas Bersinar Abadi yang dikelola Ipda Purnomo.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution turut memberikan dukungan agar RA bersedia menjalani proses pendampingan. Pendekatan dilakukan secara persuasif dengan melibatkan keluarga sehingga RA secara perlahan bersedia mendapatkan penanganan.
“Memang di awal sempat agak marah-marah, mungkin karena traumanya. Namun setelah kami komunikasi dan dibantu keluarga, yang bersangkutan sudah mau kooperatif,” kata AKBP Ramadhan Nasution.
RA kemudian dibawa ke Lamongan untuk menjalani pendampingan bersama Ipda Purnomo. Proses tersebut diharapkan dapat membantu RA menghadapi persoalan emosionalnya secara bertahap serta membangun kembali kepercayaan dirinya.
Kapolres Gresik menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dalam menangani persoalan anak. Menurutnya, dukungan keluarga dan lingkungan sangat dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
“Kami berdoa semoga anak ini bisa mendapatkan kesembuhan, bisa kembali sekolah dan melanjutkan pendidikannya. Usianya masih 14 tahun, sehingga masa depannya masih panjang,” ujarnya.
Ibu RA, Sujani, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polres Gresik. Ia berharap pendampingan yang dijalani putrinya dapat membantu proses pemulihan.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolres Gresik yang sudah membantu anak saya, juga kepada Pak Purnomo yang sudah menerima dan membantu mengobati anak saya,” ungkap Sujani.
Langkah pendampingan tersebut menjadi bagian dari kepedulian kepolisian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya anak-anak yang menghadapi persoalan sosial maupun emosional.
Dengan dukungan keluarga, kepolisian dan pihak terkait, RA diharapkan mampu melewati proses pemulihan secara bertahap dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk melanjutkan pendidikan demi masa depan yang lebih baik.
RADARTIMES.ID










