BLITAR RADARTIMES.ID – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa. Babinsa Desa Boro Koramil 0808/21 Selorejo, Serka Suparman, turun langsung mendampingi petani menyiapkan lahan untuk penanaman jagung di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Senin (7/9/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan di lahan pertanian milik Winarno, warga RT 02 RW 01 Dusun Boro. Bersama petani, Babinsa terlibat langsung dalam proses pembersihan dan pengolahan tanah hingga penataan lahan agar siap digunakan untuk masa tanam jagung.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian menjadi bentuk nyata pendampingan TNI kepada masyarakat dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor pangan.
Serka Suparman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, kesiapan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan masa tanam. Karena itu, proses pengolahan tanah perlu dilakukan secara optimal agar tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen maksimal.
“Pendampingan kepada petani merupakan bentuk komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat. Kami berharap pengolahan lahan dapat dilakukan tepat waktu sehingga masa tanam berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Winarno selaku pemilik lahan mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut bekerja bersama petani. Ia mengapresiasi kepedulian Serka Suparman yang turun langsung ke lahan dan membantu proses persiapan tanam.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga memberikan motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian.
Sinergi antara Babinsa dan para petani di Desa Boro diharapkan terus terjaga dalam upaya mengoptimalkan potensi pertanian di Kecamatan Selorejo.
Melalui pemanfaatan lahan secara maksimal dan pendampingan yang berkelanjutan, sektor pertanian diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
(Dim0808)










