Polres Bojonegoro Rangkul Komunitas Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

BERITA UTAMA, NEWS, POLRI63 Dilihat

BOJONEGORO RADARTIMES.ID – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Kabupaten Bojonegoro terus diperkuat Polres Bojonegoro Polda Jatim melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif.

Salah satunya dilakukan dengan menggelar Cangkrukan dan Doa Bersama bersama Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu di halaman Gedung Serbaguna, Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro Kota, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog sekaligus sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan para pengemudi ojek online yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Bojonegoro Kompol Ferry Dharmawan, sejumlah Pejabat Utama Polres Bojonegoro, Ketua Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu Suwito alias Wio, serta puluhan anggota komunitas ojol.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Ferry Dharmawan menyampaikan apresiasi Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty kepada seluruh anggota komunitas yang telah hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, pertemuan antara polisi dan komunitas masyarakat seperti ini memiliki arti penting. Selain mempererat silaturahmi, forum tersebut dapat menjadi sarana bertukar informasi terkait kondisi keamanan di wilayah Bojonegoro.

“Pertemuan ini bukan hanya sekadar cangkrukan, tetapi menjadi ruang komunikasi antara Polri dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan maupun potensi gangguan kamtibmas bisa diketahui dan diantisipasi lebih awal,” ujar Kompol Ferry.

Ia menambahkan, menciptakan situasi yang aman dan kondusif membutuhkan peran bersama. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan serta partisipasi masyarakat.

Para pengemudi ojol dinilai memiliki posisi strategis karena aktivitas mereka membuat mobilitasnya menjangkau berbagai kawasan dan berinteraksi dengan banyak lapisan masyarakat.

“Rekan-rekan ojol setiap hari berinteraksi dengan masyarakat dan menjangkau berbagai wilayah. Karena itu, keberadaan rekan-rekan sangat strategis sebagai mitra Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” lanjutnya.

Wakapolres juga mengajak komunitas ojol untuk berperan aktif menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas yang diduga melanggar hukum atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 sebagai saluran pelaporan. Informasi yang disampaikan secara cepat diharapkan dapat membantu kepolisian mengambil langkah pencegahan maupun penanganan secara tepat.

Setelah sesi silaturahmi dan komunikasi, kegiatan dilanjutkan dengan tahlil serta doa bersama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, keberkahan, dan terciptanya situasi yang tetap kondusif di Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta keamanan daerah.

Ketua Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu, Suwito alias Wio, mengapresiasi langkah Polres Bojonegoro yang membuka ruang komunikasi dengan para pengemudi ojek online.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan adanya keterbukaan dari kepolisian untuk mendengarkan aspirasi sekaligus membangun kerja sama dengan masyarakat.

“Kami siap mendukung dan menyukseskan setiap program Polres Bojonegoro. Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu juga siap menjadi mitra kepolisian dengan memberikan informasi apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” tutur Wio.

Ia berharap komunikasi dan sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Dengan kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat, Bojonegoro diharapkan semakin aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya.

REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *